Minggu, 12 April 2020

Mendaftar di MI Al Ma'arif Bojongsari, Bisa Online looh...


Imbas dari adanya virus corona atau covid-19 yang mewabah di seluruh dunia dan memiliki imbas ke berbagai sektor menjadikan virus ini menjadi pandemi global, seperti yang telah di sampaikan oleh WHO. Penyebaran yang begitu cepat menjadikan virus ini sangat dan berbahaya dan perlu adanya pencegahan yang lebih serius.

Dengan banyaknya edaran dan himbauan dari berbagai pihak yang menyebabkan tidak boleh di adakannya perkumpulan, maka perlu di lakukan lankah-lankah untuk menghadapi tahun ajaran baru.

Berdasarkan surat DIRJEN PENDIS Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor : B-686.1/DJ.I/Dt.I.I/PP.00/03/2020 tanggal 24 Maret 2020 tentang Mekanisme pembelajaran dan Penilaian madrasah dalam masa darurat pencegahan penyebaran Covid - 19, PPDB dalam masa darurat ini dianjurkan untuk dilaksanakan secara online dan/atau bentuk lain dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Dengan begitu, MI Al Ma'arif Bojongsari Membuka pendaftaran melalui online yang bisa di buka oleh siapa saja yang ingin mendaftar di MI Al Ma'arif Bojongsari.

Form pendaftaran bisa di akses melalui https://ppdb.mialmaarifbojongsari.sch.id.
dan bisa di akses kapanpun dan dimanapun. Siswa yang sudah mendaftar akan di beri tahu bahwa telah di terima melalui kontak WA yang sudah di tulis di form pendaftaran.

Selain melalui link tersebut, pendaftar juga bisa mendaftar melalui link pendaftaran yang sudah tersedia di menu PPDB.

Jumat, 13 Maret 2020

Aplikasi Raport Digital ARD Versi Terbaru 2.3.5

Source Gambar Pribadi (OP Madrasah)
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.
Dengan majunya perkembangan teknologi, madrasah pun tidak mau ketinggalan teknologi. Untuk mempermudah Madrasah dalam melakukan administrasi, madrasah di berikan tool atau perangkat oleh kemenag untuk mempermudah penginputan Nilai siswa.

Nama aplikasi itu adalah ARD yang memiliki kepanjangan Aplikasi Rapor Digital yang di peruntukan untuk mempermudah guru dalam menginput nilai. Dengan ARD, selain guru menjadi lebih mudah mencetak rapor, nantinya pusat juga bisa semakin mudah mendapatkan nilai-nilai siswa madrasah.

Untuk penggunaaan aplikasi ini akan saya jelaskan di lain kesempatan.
untuk yang mau mendownload saya sudah siapkan dua link server untuk ARD versi 2.3.4 yang nantinya bisa di upgrade ke ARD 2.3.5 yang sudah di perbarui fitur-fitur dan bug-bug nya.

Link Donwload ARD Madrasah :

ARD Madrasah 2.3.4 (Up To 2.3.5) via Mediafire
ARD Madrasah 2.3.4 (Up To 2.3.5) via Google Drive


*Note : Setelah Mendownload Dan Sudah Memindahkan Database ke Versi ini, silahkan lakukan Update melalui menu sinkron di ARD
VDI ini resmi dari Kemenag.

Logs :
UPDATE 2.3.5

Perbaikan input nilai akhir
Perbaikan duplikat siswa
UPDATE 2.3.4

Pembaruan template input nilai siswa
Perbaikkan cetak rapor
Pembaruan migrasi data VDI lama ke VDI
Pembaruan Backup dan Restore Data
Fitur sinkron ke Pusat(Buka pada bulan januari)
Cetak KHS
Perbaikkan duplicate siswa
Tanda petik pada pengisian nilai harian
Tulisan arab pada deskripsi nilai
UPDATE 2.3.3

Perbaikan muatan lokal
Perbaikan deskripsi mapel untuk bahasa arab
Perbaikan duplikat nilai mapel mulok
Penambahan field Kepala Madrasah pada tiap data siswa
Penambahan fitur sinkron Provinsi Dan Kabupaten dan Kecamatan dan Kelurahan
UPDATE 2.3.2

Perbaikan Rapor SKS MTS
 Perbaikan Nilai Keterampilan
UPDATE 2.3.1

Perbaikan Leger
Perbaikan Muatan Lokal
Fitur Menghapus KKM Mapel yang duplikat
Perbaikan Nilai pada menu walikelas
Template Excel Harian dan Akhir telah berurutan sesuai abjad
UPDATE ARD 2.3

Perbaikan pada KKM
Untuk penilaian keterampilan tidak menggunakan pembobotan (Sesuai Juknis)
Penamaan mapel pada atur mengajar guru telah dibedakan permapelnya
menjadi Mata pelajaran Kelompok A, Kelompok B, Kelompok C, dan Lintas Minat
Perbaikan bug predikat yang tidak muncul
Perbaikan untuk duplikasi mapel

Senin, 09 Maret 2020

Pemanfaatan Penyimpanan Cloud Untuk Pengarsipan Di Madrasah

Ilustrasi Rak Server, Source pixabay.com
Di jaman yang semakin modern ini, semua serba di mudahkan dengan fitur-fitur teknologi yang terbaru, seperti HP pintar atau Smartphone yang memanjakan penggunanya dengan segudang fitur yang melimpah, yang menyerupai Komputer. Walaupun tidak bisa sepenuhnya menggantikan komputer, setidaknya dengan smartphone, beberapa pekerjaan yang seharusnya di lakukan di komputer, bisa di selesaikan dengan smartphone.

Hal itu menjadi kemajuan yang sangat bagus, contoh lain seperti halnya Whatsapp, dimana dengan aplikasi ini, pengguna bisa mengirim sms, suara, dokumen dll yang bisa terkirim secara realtime, hal ini sangatlah mempermudah pekerjaan di madrasah.

Seperti halnya dokumen, dulu untuk pemberkasan, seorang guru memerlukan banyak sekali kertas untuk pemberkasan pribadi, dan harus di anter melalui proses yang sangat lama, namun dengan adanya whatsapp, dokumen bisa langsung dikirim dengan cepat.

Selain whatsapp, aplikasi buatan google, seperti Google spread sheet juga memudahkan madrasah dalam mengirim data dan mempermudah dalam pembuatan file spreadsheet atau excel di manapun dan kapanpun hanya dengan terkoneksi denga internet.

Selain google spreadsheet, salah satu fitur google yang sering di gunakan adalah Google Form, yang di gunakan untuk mempermudah pengiriman berkas guru ke Pusat. dan Ini adalah bentuk dari kemajuan teknologi dan pemanfaatan teknologi yang tepat guna.

Salah satu aplikasi google yang akan di gunakan MI Al Ma'arif Bojongsari adalah Google One, Sebuah media penyimpanan milik Google yang menawarkan fitur penyimpanan berbasis Cloud atau awan [Cari tahu Tentang Penyimpanan Cloud], dengan fitur google ini, MI Al Ma'arif Bojongsari akan menyimpan seluruh berkasnya di di Google, hal ini di karenakan untuk menjaga keamanan data yang takut hilang sewaktu-waktu karena kerusakan hardisk.

Selain itu, dengan menggunakan penyimpanan Google One, Madrasah lebih menghemat dana, dari pada harus membangun server dengan fitur backup harian yang di perkirakan akan menambah beban pengeluaran, seperti perawatan, pembuatan server, dan listrik serta internet yang akan membengkak.

Dengan Google one, arsip akan di simpan dengan aman tanpa takut hilang, karena google menyediakan penyimpanan awan ini dengan sangat baik. Dengan sistem backup data yang baik, menjadikan MI Al Ma'arif Bojongsari tidak takut kehilangan berkas.

Selain itu, dengan Penyimpanan Google One, guru bisa dengan mudah mengakses dan mencari file yang di inginkan. Karena bisa di buka, edit, tulis dan lain-lain di manapun dan kapanpun asal terkoneksi dengan Internet.

Google One, menyediakan penyimpanan mencapai 30 TB.


Artikel Terkait :

Google Photos, Solusi Untuk Backup Foto

Kamis, 16 Januari 2020

Begini Rumitnya Alur Pendataan Dan Pendaftaran Ujian Akhir Siswa Madrasah

Laman Log In PDUM Kemenag ( pict : ss pribadi )
Banyak sekali tahapan-tahapan yang harus di lalui operator madrasah untuk mendaftarkan siswa-siswi kelas akhir supaya bisa mengikuti ujian akhir. Salah satunya yaitu harus mendaftar melalui aplikasi-aplikasi web yang harus berurutan prosesnya.

Dalam tahapan pendataan dan pendaftaran siswa madrasah untuk bisa mengikuti ujian, beberapa aplikasi web yang harus di lalui adalah Emis Madrasah (Pendis Education Management Information System),  VervalPD, PDUN, BIOUN, dan PDUM. semua itu ada urutan-urutan yang harus di lalui terlebih dahulu.

Untuk melakukan Ujian Nasional, Operator harus melakukan pendataan Capesun (calon peserta ujian), melalui aplikasi Emis, karena Emis mengalami gangguan, akhirnya kemenag membuat aplikasi jalan pintas, yaitu yang di beri nama E-manja yang memiliki kepanjangan Emis Manajemen UN, yang di gunakan untuk menginput data pribadi siswa, bersamaan dengan adanya E-manja, operator juga harus membuka Aplikasi VervalPD untuk memvalidasi data siswa supaya bisa sesuai dengan dokumen pribadi siswa seperti Akta Kelahiran.

Jika semua data siswa sudah valid, operator harus mensinkroninasi E-manja supaya data bisa masuk di pdun.kemdikbud.go.id untuk melakukan pengunduhan file EZ yang nantinya akan di upload di BIOUN. Walaupun begitu, banyak sekali kendala yang di lalui, seperti server yang sibuk, maintenance yang kadang berhari-hari. ketidak sinkronan data real dengan data pusat menimbulkan berbagai masalah, karena untuk bisa melalui semua aplikasi itu semua data haru valid, dan ketika data sudah valid di aplikasi pertama belum tentu valid di aplikasi kedua.

Selain itu, terkadang juga ada siswa yang tidak memiliki data pribadi, tentu saja hal ini akan sangat menyulitkan operator madrasah, karena harus bisa mengakali supaya data bisa cepat terinput. Bagi operator, Kartu Keluarga dan Akta kelahiran sangatlah penting sebagai acuan penginputan data.

Selain aplikasi untuk pendaftaran UN, Kemenag juga menyediakan aplikasi yang di beri nama SIKURMA yang di gunakan untuk pendataan siswa yang akan mengikuti ujian madrasah, aplikasi ini juga di sebut PDUM yang memiliki kepanjangan Pangkalan Data Ujian Madrasah.

begitu rumit bukan? nah karena hal itu, terkadang operator harus lembur di malam hari untuk menghindari kelebihan trafik yang membuat server aplikasi melambat, bahkan bisa sampai tidak bisa di akses.

Semua itu harus di lalui demi terciptanya kelancaran ujian akhir peserta didik di Madrasah.

Rabu, 15 Januari 2020

Rolling Ball, Latihan Terakhir Untuk Mengikuti Pesta Siaga Ranting 2020

Siswi kelas III - Kelas V sedang Latihan ( Dok. Pribadi Madrasah )
Siswi MI Al Ma'arif Bojongsari melakukan latihan terakhir salah satu cabang kegiatan yang di lombakan, Rolling Ball, Selasa sore. (14/01) di Ruang kelas V MI Al Ma'arif Bojongsari.

Kegiatan latihan di ikuti oleh 9 Siswi dari 10 siswi yang harusnya mengikuti. Karena adanya siswa yang berhalangan hadir, jadi kegiatan terakhir Rolling Ball hanya di ikuti 9 Peserta.

MI Al Ma'arif Bojongsari hanya mengirimkan 1 Barung putri pada kegiatan Pesta Siaga Ranting 2020 yang di Adakan oleh Kwarran Kedungreja dan akan di laksanakan di SMA Negeri 1 Kedungreja.

Latihan yang berjalan selama satu jam, bisa di ikuti dengan baik oleh Siswi MI. Walaupun banyak teman-teman mereka yang menghabiskan waktu sore harinya dengan bermain, Siswi MI Al Ma'arif Bojongsari tetap memilih untuk mengikuti Latihan.

Menurut siswi yang ikut dalam latihan kemarin, siswi mengatakan latihan Rolling Ball sedikit susah, karena perlu kerja sama dan kekompakan yang baik, supaya bola yang berjalan di atas tali itu bisa berjalan mulus dan bisa finish di tujuan.

Para siswi yang mengikuti latihan terakhir Rolling Ball juga di beri motivasi, untuk membakar semangat mereka di saat lomba nanti.

Latihan Rolling Ball yang di lakukan pada selasa sore tersebut, sebenarnya hanya salah satu cabang yang di lombakan, dari total 7 Cabang yang di lombakan. (yk)

Kamis, 09 Januari 2020

Hasil Rapat Wali Murid Kelas VI 2019

Pak Mubaedi, S.Pd.SD ( Image : Dokumen Pribadi Sekolah)
Pada Hari selasa lalu (07/01), MI Al Ma'arif Bojongsari telah melaksanakan Rapat bersama Wali Murid Kelas VI untuk membahas persiapan UAMBN/UM/UN. yang berlangsung di ruangan Kelas VI MI Al Ma'arif Bojongsari.

Acara itu di mulai dengan Sambutan sambutan, yang di isi oleh Kepala Madrasah MI Al Ma'arif Bojongsari dan Kepala Madrasah MTs Al Islam Kedungreja. dan Di akhiri dengan dengan Pemaparan strategi dalam menghadapi Ujian Nasional tahun 2020 oleh Bapak Mubaedi, S.Pd.SD dan Doa yang di bacakan oleh Bapak Farkhan.

Dalam Sambutan kepala madrasah, kepala madrasah memberitahukan kondisi siswa yang sebenarnya di sekolah, selain itu, kepala sekolah juga memberikan Arahan kepada wali murid untuk lebih memperhatikan putra putrinya.

Dalam rapat itu, di bahas juga iuran dan biaya lain, yang belum termasuk biaya ujian.

Sosialisasi terakhir yang di bawakan oleh bapak Mubaedi, S.Pd.SD menyampaikan berbagai hal yang perlu di perhatikan yang kaitannya dengan Ujian, Selain itu beliau juga menyampaikan kendala yang ada dalam ujian tahun ini.

Untuk mengetahui hasil dari rapat, bisa lihat file di bawah ini yang di sertai jadwal Les tiap minggu bagi siswa.

Sabtu, 04 Januari 2020

Hasil Rapat Tentang EMIS dan LTMPT Yang Difasilitasi Oleh Direktorat KSKK

Emis madrasah.png
Laman Log In Pada EMIS

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.
Hari lali, saya selaku Operator dari Madrasah MI Al Ma'arif Bojongsari, Menerima sebuah Broadcast message yang berisi tentang hasil rapat yang berkaitan tentang EMIS,

Emis adalah singkatan dari Pendis Education Management Information System, yang merupakan sistem informasi yang dikembangkan oleh kementerian agama untuk memudahkan input data sekolah, pondok pesantren dan pendidikan tinggi Islam.

Nah, karena dalam pendataan siswa akhir yang akan UN itu susah, karena server utama EMIS tidak bisa di akses, kemungkinan karena terlalu banyak yang mengakses, jadi kelebihan bandwidt, karena hal itu, pihak dari kemenag mencari titip pemecahan masalahnya, dengan melakukan Rapat, yang hasil dari rapat itu seperti di bawah ini :
Assalamu'alaikum
Kepada Bapak/Ibu Kepala Bidang Pend. Madrasah/Pendis
Di Seluruh Indonesia
Hasil Rapat ttg EMIS dan LTMPT yang difasilitasi oleh Direktorat KSKK, Subdit Kurikulum & Evaluasi dibuka Oleh Ses Dirjen Pendis dan dihadiri Oleh PJ EMIS, PDSPK, Kasi Kur MA, kabid DKI, dan operator Madrasah dihasilkan hal2 sebagai berikut :

1. Akses EMIS Akan dimaksimalkan sore ini tgl 3 Jan 2020
2. EMIS akan memaksimalkan pelayanan melalui pemrioritasan penyelesaian data akhir siswa kelas XII dalam mengejar limit waktu berakhirnya pendaftaran ke PerguruanmTinggi di LTMPT.
3. Dilakukan koordinasi dengan daerah Kanwil yang selanjutnya secara bertahap sampai dengan tingkat operator madrasah untuk menyelesaikan 3.651 data siswa madrasah yg masih tercatat ganda pada dua satuan pendidikan (madrasah-madrasah atau madrasah-sekolah). Mohon dukungan para Kabid untuk ikut serta menyelesaikan yg sekarang sedang dilakukan koordinasi di group HD maupun Group Kasi Kurev hingga terwujud keputusan penetapan siswa pada satu satuan pendidikan saja. Hal ini bila tdk dilakukan maka akan menghambat proses input data baik pada PDUN maupun LTMPT.

Terkait langkah penyelesaian yg telah disepakati di atas, maka mohon dukungan para Kabid untuk memastikan terwujudnya LANGKAH-LANGKAH PENYELESAIAN DATA EMIS UNTUK MENDUKUNG PENDATAAN CAPESUN DAN LTMPT yang perlu diambil pada setiap sektor kerja( operator madrasah, EMIS Kantor Kemenag atau Kanwil, EMIS Pusat pada Ditjen Pendis) sbb:

1. Untuk mendukung kelancaran pendataan calon peserta ujian nasional (CAPESUN) dan pendaftaran LTMPT madrasah TP 2019/2020, EMIS  memberlakukan modul khusus pendataan CAPESUN melalui laman e-manja yang mulai dioperasikan mulai 3 Januari 2020 pukul 19.00 WIB. ( e-manja ini adalah aplikasi yang diusulkan dan dibuat oleh EMIS sebagai solusi atas permasalahan ini)
2. Database siswa yang  digunakan dalam e-manja adalah data khusus siswa kelas akhir madrasah (6 MI, 9 MTs dan 12 MA).
3. Setelah modul e-manja diluncurkan, madrasah yang masih mengalami permasalahan data CAPESUN dan LTMPT (di luar data identitas pokok siswa), diharapkan segera melakukan pengecekan dan perbaikan data melalui modul e-manja.
4. Jika terdapat kesalahan identitas pokok siswa (NIK, nama, tempat lahir, tanggal lahir, jenis kelamin dan nama ibu kandung), madrasah dapat melakukan perbaikan (edit) data melalui aplikasi Verval-PD.
5. Hasil updating data siswa kelas akhir melalui e-manja akan disinkronkan dengan PDSPK (Verval-PD dan PDUN) dan LTMPT (khusus kelas 12 MA) dengan jadwal sinkronisasi minimal 1x24 jam (sinkronisasi membutuhkan waktu 24 jam setelah diinput). Selama waktu yg diperlukan untuk sinkronisasi itu diminta operator sabar menunggu dan tidak melakukan penginputan data yg sama dengan input yg telah dilakukan sebelumnya( pelanggaran terhadap hal ini bisa berakibat terjadinya data yg dobel dan mengganggu verifikasi data di EMIS maupun PDSP)
6. Jika di aplikasi Verval-PD terdapat indikasi siswa ganda (siswa madrasah tercatat di 2 satuan pendidikan atau lebih), operator madrasah harus melaporkan keberadaan siswa tersebut ke admin Kemenag Kab/Kota atau Kanwil Kemenag Provinsi. ( untuk diambil langkah penyelesaian sebagaimana yg telah dikoordinasikan pada group HD maupun Group Kasi Kurev Provinsi)
a) Jika siswa tersebut bukan siswanya, ajukan permohonan kepada admin Kemenag Kab/Kota atau Kanwil Kemenag Provinsi untuk mengeluarkan data siswa tersebut dari madrasah yang bersangkutan melalui aplikasi Verval-PD.
b) Jika siswa tersebut memang benar siswanya, ajukan permohonan kepada admin Kemenag Kab/Kota atau Kanwil Kemenag Provinsi untuk mengeluarkan data siswa tersebut dari madrasah lain melalui aplikasi Verval-PD atau berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat jika siswa tersebut tercatat sebagai siswa sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan.
7. Gunakan NISN yang tercatat di database EMIS dan Verval-PD untuk melakukan pendaftaran LTMPT.
8. Bila tindakan yang perlu diambil oleh operator madrasah, admin EMIS Kantor Kemenag Kab/Ko dan Kanwil sudah dilakukan, maka unmtuk mengecek penyelesaian yg dilakukan oleh pihak EMIS pusat dan sinkronisasinya deng PDSPK, pihak operator diminta secara rutin mengamati perkembangan perubahan datanya, sampai terjadinya keyakinan data siswa yg ditangani selesai dengan sempurna.

Pimpinan Rapat

1. Dr. Ahmad Hidayatullah, Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi, Kemenag RI
2. Drs. Nur Pawaidudin, M.Pd, Perwakilan Forum Kabid Pendis/ Pendma Se Indonesia

Penanggung jawab tindak lanjut EMIS: Dodi Irawan Syarif,S.SI,MTI
Tembusan :

1. Sekretaris Dirjen Pendis.
2. Direktur KSKK.

Itulah isi dari hasil rapat Emis, semoga bermanfaat. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh